slot demo pg soft anti lag

    Release time:2024-10-06 20:17:53    source:sgwin   

slot demo pg soft anti lag,slot sobat gaming,slot demo pg soft anti lag

JPNN.com » Nasional » Humaniora » Terima Bantuan Pompa Air dari Pemerintah, Nana Sudjana Yakin Produksi Padi di Jateng Bakal Meningkat

Terima Bantuan Pompa Air dari Pemerintah, Nana Sudjana Yakin Produksi Padi di Jateng Bakal Meningkat

Rabu, 19 Juni 2024 – 16:02 WIB Terima Bantuan Pompa Air dari Pemerintah, Nana Sudjana Yakin Produksi Padi di Jateng Bakal MeningkatFacebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comPenjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau realisasi bantuan pompa air di Desa Kredawahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Rabu (19/6/2024). Foto: Humas Pemprov Jateng

jpnn.com, KARANGANYAR - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau realisasi bantuan pompa air di Desa Kredawahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Rabu (19/6/2024).

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, luas sawah tadah hujan di Jawa Tengah sekitar 267.691 hektare.

Produksi gabah kering giling (GKG) sekitar 9.886.140 ton, penyediaan beras 5.788.814 ton, kebutuhan beras 4.060.888 ton sehingga surplus beras 1.750.211 ton.

Baca Juga:
  • Tingkatkan Produksi Air Susu Ibu dengan Mengonsumsi 7 Makanan Sehat Ini

Sebaran bantuan pompa air di seluruh Jawa Tengah selama tahun 2019-2024 mencapai 7.770 unit.

Sementara jumlah bantuan irigasi perpompaan sebanyak 894 unit tersebar di 31 kabupaten/kota. Bantuan pompa tersebut dapat meningkatkan produktivitas petani sebesar 47,57 ton.

Sementara luas sawah tadah hujan di Kabupaten Karanganyar mencapai 2.320 hektare dengan produksi GKG sebanyak 251.816 ton.

Baca Juga:
  • Ketum PBNU Resmikan Peluncuran Produk Air Minum Shofa

Alokasi bantuan pompa air sebanyak 61 unit dan irigasi perpompaan sebanyak 23 unit.

Bantuan pompa air di Kabupaten Karanganyar tersebut berkontribusi dalam peningkatan produksi sebanyak 11.600 ton. Dari 251.816 ton menjadi 263.416 ton atau naik 4,61 persen.